Rabu, 20 Mei 2009

Masalah Komputer Menjadi Lambat

Masalah Komputer Menjadi Lambat

Masalah-masalah computer

  • 1. kurangnya perawatan dari pemakai

  • 2. tidak ada yang diberi kewenangan untuk Perawatan itu sendiri
  • 3. ketidak tahuan operator

  • 4. faktor yang mempengaruhi diantaranya: perlakuan terhadap komputer itu sendiri, pengaturan BIOS yang kurang maksimal, dan manajemen sistem operasi yang kurang teratur. Yang dimaksud dengan perlakuan komputer adalah: mematikan komputer tidak sesuai prosedur (shutdown), CPU tidak pernah dibersihkan, komputer sering dipindah-pindahkan tempatnya, dan hal-hal yang dapat merusak komputer. Sedangkan yang dimaksud BIOS adalah pengaturannya tidak semaksimal sehingga dapat mengganggu sistem operasi. Jika komputer tidak pernah di-manage secara benar dapat mengakibatkan kinerja sistem operasi akan lambat.

  • 5. Ada dua faktor yang mempengaruhi kerja sistem komputer yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal Yang dimaksud dengan faktor internal adalah segala sesuatu yang berhubungan langsung dengan komputer itu sendiri, diantaranya: - Banyak aplikasi yang terinstal - Banyak file sampah - Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up - Manajemen Sistem tidak teratur - Pilih Kinerja atau Penampilan (style) - Proses Shutdown tidak sesuai perosedur Faktor Eksternal faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya: - Tegangan listrik yang tidak stabil - Lingkungan yang berdebu - suhu cpu pun perlu diperhatikan Faktor Eksternal penyebab sistem komputer lambat faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya: Tegangan listrik yang tidak stabil Ada kalanya tegangan listrik yang ada di rumah kita tidak berjalan stabil alias naik turun. Hal tersebut bisa ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang bersama-sama. Misal: menghidupkan televisi, mesin air, lemari es (kulkas), dan komputer secara bersama-sama. Suatu saat mematikan mesin air yang tidak digunakan. Nah, jika kondisinya seperti itu tegangan akan mengalami perubahan naik-turun dan inilah faktor penyebab komputer dan monitor menjadi rusak. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya menggunakan UPS/stabilizer agar ketika listrik mati secara mendadak masih ada aliran listrik dan dapat melakukan shutdown sesuai prosedur. Lingkungan yang berdebu Debu yang menempel pada komponen komputer dapat mengakibatkan sistem kerja komputer akan terhambat. Bersihkan menggunakan kuas yang lembut, jangan menggunakan kemoceng karena bulu-bulunya akan rontok sehingga malah memperparah keadaan. Komputer yang bekerja makin lambat perlu diidentifikasi sedini mungkin agar faktor-faktor penyebabnya dapat diniminalisasi. Oleh karena setiap hari bergelut dengan komputer, sedikitnya harus dapat menangani sendiri jika komputer mengalami masalah. Periksa dulu apa penyebab komputer tersebut menjadi lambat, jika sudah ditemukan faktor pemicunya segera atasi sendiri sebelum meminta bantuan orang lain. Suhu cpu Suhu cpu pun harus diperhatikan, karena dapat menghambat proses kerja dan dapat memperpendek usia cpu, apalagi bagi penggila overclock yang mengharuskan cpu harus terjaga suhunya dan membutuhkan pendingin ekstra Faktor Internal penyebab sistem komputer lambat Banyak aplikasi yang terinstal Jika ingin menginstal software sebaiknya yang penting dan dibutuhkan saja, jangan terlalu banyak menginstal software yang tidak digunakan. Hal ini secara otomatis akan mengambil space komputer. Banyak file sampah Yang dimaksud file-file sampah adalah: file pada Recycle Bin, cookies, histroy IE, file bak, file temporary, dll). Ketika menghapus file yang tidak digunakan, tidak secara otomatis file tersebut akan terhapus dari hardisk. Sebenarnya masih tersimpan dalam folder Recycle Bin, dan jika kita ingin mengambil file tersebut masih bisa. Hapuslah file-file dalam Recycle Bin karena seluruh file tersebut masih mengambil ruang hardisk. Pastikan Anda telah memilih file-file yang memang sudah tidak digunakan lagi Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up Beberapa software ketika pertama kali diinstal menyediakan pilihan yaitu: ikon ditambahkan pada Desktop dan ikon ditambahkan pada Taskbar Quick Launch. Sebaiknya tidak perlu meletakkn ikon program tersebut dalam taskbar karena menjadi beban sistem komputer karena harus menyediakan memori tersendiri. Hal ini akan memperlambat kerja komputer. Aturlah beberapa aplikasi yang memang dibutuhkan dengan cara mengatur konfigurasi. Jalankan menu Start kemudian pilih Run, ketikkan msconfig. Nonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan ketika Start Up. Manajemen Sistem tidak teratur Komputer yang sering digunakan juga memerlukan penyegaran, salah satunya adalah dengan cara melakukan Scandisk dan Defragmentasi secara rutin minimal satu bulan sekali. Idealnya satu minggu sekali, tergantung frekuensi penggunaan komputer. Meskipun sesuatu yang sepele, namun sering dilupakan banyak orang. Lakukan Scandisk secara rutin untuk memperbaiki hardisk yang sering crash akibat litrik mati secara mendadak atau hang. Selain melakukan Scandisk, yang tak kalah pentingnya adalah Defragmentasi secara berkala. Hal ini sangat berguna ketika tingkat penggunaan komputer tinggi. File-file perlu ditempatkan sebagaimana mestinya agar ruang kosong tidak berantakan. Jika ruang penempatan file berantakan bisa mengakibatkan kerja komputer lambat. Pilih Penampilan (style themes) Bagi pengguna Windows XP sebaiknya memperhatikan hal ini agar kerja komputer lebih cepat. Memang penampilan Windows XP sangat bagus, ikon-ikon yang ditampilkan berwarna-warni dengan efek mengkilap. Perlu diketahui, tampilan windows yang bagus tersebut membutuhkan memori yang tidak sedikit. Makanya jangan heran bila semakin lama kerja komputer semakin lambat. Windows XP menyediakan dua pilihan yaitu Adjust for Best Appereance atau Adjust for Best. Jika memilih Adjust for best app maka lebih mengutamakan penampilan sehingga kinerja komputer mememerlukan memori yang lebih. Hal ini berpengaruh pada kinerja komputer. Sedangkan jika memilih Adjust for best performance maka lebih mengutamakan kinerja komputer dibandingkan penampilan sehingga tampilan Windows XP akan nampak seperti biasa tanpa efek bayangan ataupun mengkilap seperi windows versi sebelumnya. Proses Shutdown tidak sesuai perosedur Komputer yang sangat lambat bekerja membuat kita kesal dibuatnya, makin hari kian lambat saja. Kadang-kadang komputer langsung hang secara mendadak ketika sedang asyik bekerja. Kita akan mematikan komputer tersebut dengan cara menekan tombol Restart atau Booting. Hal ini dikerenakan kita tidak bisa mematikan komputer melalui proses Shutdown karena semua tombol keyboard tidak berfungsi. Apabila sering mematikan komputer melalui tombol Booting, lama-lama bisa mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan normal dan hardsik akan mengalami kerusakan (bad sector). Hal ini akan memperparah keadaan karena file-file sistem yang ada pada bad sector tidak dapat terbaca, sehingga komputer sering mengalami mati mendadak (hang).

  • 6. Tegangan listrik yang tidak stabil Listrik merupakan faktor utama pemicu lambatnya komputer dari tegangan yang tidak stabil. Setiap komputer memerlukan adanya aliran listrik yang memadai agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apabila tegangan listrik rendah, komputer tidak dapat beroperasi dengan baik. Begitu pula sebaliknya, jika tegangan listrik terlalu tinggi mengakibatkan komputer akan cepat panas dan mempengaruhi komponen penting dalam komputer. Ada kalanya tegangan listrik yang ada di rumah kita tidak berjalan stabil alias naik turun. Hal tersebut bisa ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang bersama-sama. Misal: menghidupkan televisi, mesin air, lemari es (kulkas), dan komputer secara bersama-sama. Suatu saat mematikan mesin air yang tidak digunakan. Nah, jika kondisinya seperti itu tegangan akan mengalami perubahan naik-turun dan inilah faktor penyebab komputer dan monitor menjadi rusak. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya menggunakan UPS/stabilizer agar ketika listrik mati secara mendadak masih ada aliran listrik dan dapat melakukan shutdown sesuai prosedur.

7. Lingkungan yang berdebu Debu dapat masuk ke dalam komputer tanpa disadari karena masuk melalui ventilasi cashing komputer yang kecil. Dan proses masuknya debu ke dalam komputer sangat lama, memerlukan waktu minimal tiga bulan tergantung lingkungan rumah kita. Meskipun lingkungan rumah sudah bebas dari debu, jangan menganggap komputer juga terjamin bersih dari debu. Debu yang menempel pada komponen komputer dapat mengakibatkan sistem kerja komputer akan terhambat. Bersihkan menggunakan kuas yang lembut, jangan menggunakan kemoceng karena bulu-bulunya akan rontok sehingga malah memperparah keadaan. Komputer yang bekerja makin lambat perlu diidentifikasi sedini mungkin agar faktor-faktor penyebabnya dapat diniminalisasi. Oleh karena setiap hari bergelut dengan komputer, sedikitnya harus dapat menangani sendiri jika komputer mengalami masalah. Periksa dulu apa penyebab komputer tersebut menjadi lambat, jika sudah ditemukan faktor pemicunya segera atasi sendiri sebelum meminta bantuan orang lain.


  • 8. Faktor Internal Yang dimaksud dengan faktor internal adalah segala sesuatu yang berhubungan langsung dengan komputer itu sendiri, diantaranya: - Banyak aplikasi yang terinstal - Banyak file sampah - Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up - Manajemen Sistem tidak teratur - Pilih Kinerja atau Penampilan - Proses Shutdown tidak sesuai perosedur

9. Faktor Eksternal Selain faktor internal yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat pula faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya: - Tegangan listrik yang tidak stabil - Lingkungan yang berdebu


  • 10. Langkahnya 1. Untuk mengatasi hal itu diperlukan penanganan yang tepat seperti: melakukan Defragmenter secara berkala karena klo keseringan komputer bisa ngadat ya setiap 1-2 bulanlah, memasang software antivirus plus anti spyware, membuang software yang tidak digunakan, tidak memaksakan menggunakan softwareyang berat (memakan memory terlalu banyak atau yang memakan banyak kerja cpu, membuang sampah, dan tindakan lainnya yang mempengaruhi sistem operasi yang digunakan. Mengenal Sistem Operasi Adapun fokus utama dari solusi Perawatan Komputer dan Jaringan Lokal yang kami tawarkan meliputi : • Menjaga kelancaran pengoperasian komputer beserta jaringannya Banyak sekali masalah timbul dari kesalahan pengoperasian atau kurangnya pelatihan, pengetahuan dan pengenalan terhadap komputer yang akan menghambat kelancaran dari kerja komputer. Dalam hal ini, perlu perawatan, pelatihan, konsultasi, dan penyelesaian masalah berhubungan dengan kerusakkan baik hardware maupun software ataupun kesalahan dalam pengoperasian. • Mengoperasikan komputer yang Baik dan Benar Menuntun pemakai untuk dapat memakai dan mengoperasikan komputer dengan baik dan benar. • Menjaga supaya data-data penting perusahaan tidak hilang Mem-backup data penting perusahaan secara rutin dalam kurun waktu tertentu • Menghemat anggaran belanja untuk Komputerisasi Mengikuti prosedur paket perawatan jaringan komputer secara professional, memungkinkan komputer pelanggan bekerja lebih optimal walau dengan sumber daya hardware yang terbatas • Menambah effisiensi kerja Menerapkan komputerisasi untuk proses kerja, sehingga effisiensi kerja akan meningkat. Berikut tips merawat komputer: 1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini. 2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda. 3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan. 4. Pakailah UPS atau stavolt. Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik. 5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer. 6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang. 7. Bersihkan Recycle Bin secara rutin Sebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet. Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup, caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK. Tips: agar file yang akan kita delete tidak ditampung dahulu di Recycle Bin, tekan key “shift” sebelum delete. 8. Jangan meletakkan Speacker Active, UPS atau stavolt terlalu dekat dengan monitor. Karena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata, belang-belang atau goyang. 9. Uninstall atau buang program yg tidak berguna Ruang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak. 10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.

  • 11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(Ricky dan sumber lain) Umum • WAJIB: Buat copy dari data-data Anda (backup data), sehingga bahkan jika komputer Anda rusak maka data Anda tidak turut lenyap. Silahkan baca artikel ini untuk penjelasan lebih lanjut. • WAJIB: Matikan Komputer ketika Pulang dari Kantor. Karena jika tetap dipaksakan menyala terus akan memakan Power Supply dan umur hardware yang ada di Komputer anda. • Sekitar tiap 4 bulan sekali buka komputer Anda, dan bersihkan dengan hati-hati debu-debu yang ada didalamnya - terutama yang menggumpal di heatsink prosesor. Jika ruangan komputer tersebut banyak debunya, maka lakukan lebih sering lagi. • Debu yang menggumpal di heatsink prosesor dapat membuat prosesor menjadi “overheating” / kepanasan. Pada prosesor AMD, ini dapat berakibat fatal (prosesor hangus) • Komputer lambat? Menambah memory biasanya adalah solusi termudah dan termurah untuk meningkatkan kinerja komputer Anda. 128 MB kini cenderung tidak mencukupi - minimal 256 MB, lebih baik jika 512 MB atau lebih. • Memory yang besar dapat turut membantu memperpanjang umur hard disk (karena komputer jadi tidak perlu terlalu sering melakukan swapping ke hard disk) • Defrag hard disk justru tidak perlu dilakukan terlalu sering, karena pengaruhnya tidak besar. Cukup lakukan sekitar 6 bulan sekali atau lebih. Jika terlalu sering maka mungkin malah akan memperpendek umur hard disk Anda, karena prosesnya yang sangat intensif.

Read more...

Kamis, 07 Mei 2009

tips proteksi komputer tanpa anti virus

Banyak orang menanyakan kepada saya "antivirus apa sih yang paling bagus? ". pertanyaannya cukup simple tapi terus terang bingung saya menjawab pertanyaan ini. jawaban yang paling gampang sih googling aja banyak kok lembaga lembaga tertentu yang melakukan penelitian anti virus dan membuat peringkatnya. gampang kan hehe. yah walaupun terkadang kredibilitasnya masih diragukan.

waktu awal awal saya masuk kuliah dan baru memakai komputer saya sering sekali gonta ganti antivirus, biasanya sih karena ikut ikutan temen aja. antivirus yang pernah saya coba diantaranya adalah avg, avira, norman, kaspersky, avast, dan mc afee. kalau anda bertanya kepada saya selama anda pakai anti virus, anti virus mana saja yang terbaik, saya akan jawab tidak ada. selama saya memakai anti virus saya selalut terkena virus. malah parahnya, waktu itu saya pakai kaspersky6 anti virus tersebut malah merusak komputer saya. menghaapus file penting di komputer sehingga saya tidak masuk login. bahkan norman anti virus pun yang katanya terkenal dengan teknologi sandboxnya masih dapat ditembus oleh virus juga. padahal waktu itu di majalah chip norman ada di peringkat pertama. mungkin ada yang menduga ah paling nggak diupdate antivirusnya makanya kena virus juga. ok, memang benar saya jarang bahkan hampir tidak pernah mengupdate anti virus saya tapi teman saya yang rajin mengupdate anti virus (kaspersky7) juga masih terkena virus. saya mulai jarang terkena virus setelah saya memulai untuk tidak menggunakan anti virus sama sekali. saya baru 2 kali terkena virus semenjak saya tidak menggunakan anti virus yang pertama adalah conficker yang menyebar lewat jaringan. yang kedua adalah ketika saya menjalankan sebuah crack yang ternyata itu adalah virus. yah kedua virus ini dapat dengan mudah sih di hilangkan dengan sedikit tips dari mbah google


Jadi anti virus itu gak ada gunanya dong? iya dan tidak? bagi saya jelas tidak karena
1. saya tidak memakai windows original(jangan ditiru ya ^^), sehingga bebas install ulang
2. proteksi secara manual membuat kita belajar bagaimana komputer dan virus bekerja. disini kita menantang para pembuat virus " let's see who is better your virus or my protection":P
3. terus terang saya masih dendam sama kaspersky bukannya ngelindungin komputer malah ngerusak
4. anti virus membuat komputer kita lambat. alasan ke 4 ini lah yang merupakan alasan utama kenapa saya tidak memakai anti virus

anti virus berguna untuk
1. melindungi virus yang menyebar lewat jaringan, tips di artikel ini akan membuat komputer anda kebal dari virus yang berasal dari flashdisk namun tidak dari jaringan
2. computer newbie yang belum bisa membedakan file virus dan dan file bukan virus sehingga tidak bisa menghapus virus secara manual
3. warnet, gak pakai anti virus di warnet dapat menimbulkan citra buruk bagi warnet tersebut


baiklah langsung aja deh ke trik trik proteksi nya
1. disable autorun
2. software restriction policy (http://madsyair.wordpress.com/2007/07/20/cara-ampuh-melindungi-komputer-dari-serangan-malware/)
3. show hidden file and extention for known file type
4. linux


disable autorun:
sebagian besar virus melakukan metode penularan melalui autorun.inf dari flash disc. kalo autorun dinonaktifkan maka virus tidak akan menular ke komputer anda dan file file virus bisa langsung anda delete. namun efek sampingnya, autorun dari cd dan dvd anda terutama cd installer tidak akan berfungsi. sebetulnya tidak masalah sih. anda bisa menjalankannya dengan melalui windows explorer
1. start --> run -->ketik gpedit.msc
2. pilih local security policy --> computer configuration --> administratif template --> system
3. di turn off autoplay set ke enabled


software restriction policy untuk drive selain c
disini saya tidak mengizinkan segala jenis aplikasi(.exe .com .pif) untuk bekerja di drive d,e,f,dst. hal ini bertujuan mengantisipasi ada user yang mendoubleclick file virus terutama dari flash disk. efek samping dari trik ini adalah kita tidak akan bisa menjalankan aplikasi dari drive selain c. artinya kita harus mempunyai drive c yang cukup lega karena semua software terpaksa harus disimpan di drive c

Cara:

1. Pilih Start-Control Panel

2. Pilih Administrative Tools-Local Security Setting

3. Klik kanan di Software Restriction Policies, lalu pilih Create New Policies

4. Kemudian klik kanan di Additional Rule, dan pilih New Path Rule.

5. Di Kolom Path, masukkan drive dimana aplikasi di dalamnya tidak dapat dieksekusi. Karena kebanyakan malware menular dari flash disk, sebaiknya ketik drive di mana flash disk berada. Misalnya, jika flash disk ada di drive D maka ketikkan D:\

6. Di Security Level pilih Disallowed

7. Pilih OK dan restart komputer. Semoga berguna.



view hidden folder dan show extension for known file type
cara:

1. buka windows explorer klik folder option
2. hilangkan centang pada:
-hide extensions for known file type
-hide protected operating system

3. berikan centang pada:
-show hiden file and folders



trik ini wajib dilakukan, selain untuk melacak virus yang menyamar. show hidden file bisa dijadikan indikasi apakah suatu komputer terkena virus atau tidak. jika anda tidak bisa melihat hidden file maka selamat komputer anda 99,99999999 % terkena virus



install Linux (disini saya memakai ubuntu)
Linux adalah jalan terakhir saya apabila komputer saya sudah terkena virus. dengan menginstall linux saya dapat menghabisi virus secara manual, atau jika terpaksa install ulang saya bisa memindahkan data data penting yang disimpan di C ke drive d dengan mudah.

Read more...

Jumat, 01 Mei 2009

Akibat Spoolsv.exe Memakan Memori CPU hingga 99%

Beberapa hari yang lalu komputer saya tiba-tiba terasa lambat sekali. Langkah-langkah standar yang biasa saya lakukan seperti scan registry, scan virus dan defrag, tidak membawa hasil signifikan. Begitu juga dengan mengurangi jumlah program yang terinstal, sudah banyak yang saya uninstal, masih tetap saja... lemot.

Akhirnya saya coba Ctrl+Alt+Del untuk masuk ke Windows Task Manager. Dari sini saya baru sadar bahwa ternyata ada satu proses yang memakan memori CPU secara tidak wajar, yakni hingga mencapai 99%. Ini adalah proses dari file bernama spoolsv.exe

Apa itu Spoolsv?

Spoolsv.exe adalah file bawaan Windows yang bertugas mengendalikan pekerjaan print dan fax di komputer kita. File ini terletak di direktori windows tepatnya di c:\windows\system32 or c:\winnt\system32, dan mempunyai deskripsi sebagai "Spooler SubSystem App".

Hati-hati, jangan jangan Virus !!

Dari hasil googling mengenai spoolsv, memang file ini dimungkinkan untuk disusupi virus, trojan, ataupun worm. Mereka, para virus ini akan mengambil alih nama file spoolsv.exe. Tapi kita akan kesulitan menentukan ini virus atau file asli punya windows. Untuk memastikannya sebaiknya kita gunakan antivirus atau tool-tool yang lain yang bisa mendeteksi file ini. Saya sendiri menggunakan software Security Task Manager yang bisa didownload di alamat berikut : http://www.neuber.com/taskmanager/download.html .

Memakan Memori CPU berlebihan, Bagaimana Solusinya?

Namun dari pengalaman saya setelah cek dengan Security Task Manager, ternyata file ini aman tidak terinveksi virus. Tapi mengapa file ini bisa memakan memory CPU secera berlebihan? bahkan hingga 99%. Ini ternyata disebabkan masih adanya printer job di spool Windows. Sebagai solusi, kita bisa menghapusnya secara manual dengan cara:

1. Buka Control Panel

2. Masuk ke Administrative Tools

3. Masuk ke Services

4. Cari Print Spooler

5. Klik kanan dan stop untuk sementara.

6. Sekarang buka Windows Explorer dan masuk ke c:\windows\system32\spool\PRINTERS. Hapus semua file yang ada disitu.

7. Setelah selesai anda bisa kembali ke Service tadi untuk menstart kembali Print Spooler.

Namun demikian file ini sebetulnya bukanlah termasuk "critical process" dan aman saja jika kita menghapusnya dari task manager.

Saya tidak tahu yang ada di komputer saya ini terinveksi virus atau tidak, tapi saya selalu menonaktifkan proses ini setiap kali menggunakan komputer ini.


Read more...

  ©Template modif by dieyaz.